Kota Bengkulu, Swara Bengkulu – Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Bengkulu Menilai Rastra Bisa Efektif mengatasi Kemiskinan di Provinsi Bengkulu, Jumat (9/3) saat memberikan sambutan di Grage Horison Hotel.

Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin juga mendukung Program Kartu Perlindungan Sosial karena dinilai efektif dalam mengatasi kemiskinan yang terjadi di Provinsi Bengkulu. Kartu Perlindungan Sosial itu sendiri terdiri dari KIP, KIS, dan Rastra.

 

Dalam hal ini rohidin berharap dengan adanya Program ini, tingkat kemiskinan di Provinsi Bengkulu dapat menurun dan teratasi oleh Pemerintah.

Rohidin klaim program Kartu Perlindungan Sosial itu sendiri meliputi Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Beras Sejahtera (Rastra). Program yang diklaim mampu mengatasi kemiskinan tersebut diharapkan menjadi solusi bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam rangka mengentaskan kemiskinan yang selama ini terjadi di Provinsi Bengkulu.

 

Lanjut, Rohidin juga mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus dibenahi dan dibahas dalam APBD untuk mensukseskan Program Kartu Perlindungan Sosial.

“Sekarang yang menjadi ukuran masyarakat miskin itukan nilai belanja rupiah per-kapita per-bulan, dengan nilai tertentu dia dianggap tidak miskin, nah sekarang yang kartu Rastra itukan nilainya sekitar 110 ribu rupiah ditambah nilai KIP dan nilai KIS itu berapa, bagi masyarakat yang betul-betul miskin sehingga dia bisa dianggap tidak miskin maka pengeluaran perbulannya itu kurang berapa, ini yang harus diselesaikan melalui APBD,” Ucap Rohidin.

Bappeda Provinsi, Biro Ekonomi, Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten Kota, serta Bappeda Kabupaten Kota diminta untuk membahas Peraturan Daerah ataupun Pergub yang nantinya akan mengatur dan meregulasi sistem Rastra agar dana yang dikeluarkan tepat sasaran kepada masyarakat miskin dengan tujuan mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Provinsi Bengkulu.

Rohidin akan mengkaji program Kartu Perlindungan Sosial agar dapat memaksimalkan anggaran APBD sesuai dengan Anggaran yang tersedia.

Adanya dukungan Rohidin selaku Plt. Gubernur membuat Perum Bulog Cabang Bengkulu bersemangat dan lebih giat mencari cara agar Bengkulu dapat memproduksi berasnya sendiri bahkan dijual secara Nasional untuk memenuhi kuota kebutuhan pokok ysng dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satu upaya yang akan di lakukan oleh Bulog adalah bersinergi dengan peternak telur agar harga komoditas bahan pokok tetap stabil.

“Kedepan Bulog akan merencanakan sesuatu yang lebih baik, apalagi dengan adanya dukungan dari Pak Gub (Gubernur-red) mantap sekali, nah bagian terpenting menurut saya bagaimana caranya kita mendorong agar Bengkulu bisa memproduksi berasnya sendiri, nanti kita sinergikan dengan peternak, BULOG kan punya pakan terkait dengan jagung dan segala macam, jagung yang kita sinergikan ke peternak otomatis ada kompenssasinya,” Ucap Dedi Sabetra selaku Kepala Perum Divre Bulog Cabang Bengkulu ditemui usai menghadiri acara Dinas Sosial di Grage Hotel Horison Bengkulu.(Ameng/SB)