Kota Bengkulu, Swara Bengkulu – Jumpa pers (23 /3 /18) pukul 10.00 WIB terkait rencana pengadaan barang dan jasa Pemerintahan Provinsi Bengkulu TA 2018 dengan menggunalam Metode E-Tendering dan Non E-Tendering langsung disampaikan Oleh asisten II, Yuliswani di gedung Pemprov Bengkulu.

Yuliswani menyampaikan, “Kami mengharapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu menciptakan suasana yang produktif membuat teman taman yang akan berkerja ini dengan kondisi aman, nyaman sehingga mereka dapat berkerja dengan baik dan bener benar aman dan tak ada gangguan, kalau kondisi yang tidak kondusif, kami dan rekan rekan akan ragu melaksanakan pekerjaan ini. Dan kami juga mengharapkan kepada pemerintah, mari kita sama sama menjaga kondisi agar semuanya berjalan dengan kondusif dan kami juga akan meluruskan masalah masalah yang telah menyebar, Sirup. (Sistem informasi Rencana Umum Pengadaan) Dari sirup tersebut dapat diketahui melalui  U. L. P. yang ditayangkan untuk masing-masing  O P D sebanyak 1698”.

Dari 1698 itu tidak semuanya dilaksanakan pelelangan pengadaan, pengadaan itu oleh ULP. Itu yang perlu kita samakan persentasenya, Bahwa dari 1698 itu yang sudah ditayangkan dan tidak semua  proses pengadaan dilaksanakan oleh pihak ULP dan yang sesuai dengan peraturan-peraturan undang-undangan hanya ada sebanyak 377 yang akan dilaksanakan prosesnya oleh ULP. Sedangkan yang lainnya akan dilaksanakan oleh OPD masing masing untuk pengadaan langsung tanpa Tender  oleh OPD masing masing.

Dari 377 itu akan dilaksanakan prosesnya oleh ULP termasuk dalam 24 OPD dan tidak semua OPD ada kegiatan yang dari tender tersebut. 19 OPD sudah mulai memasukkan paket-paketnya sedangkan yang 5 belum memasukan paket dan 18 OPD memang tidak ada titik terangnya. (Ameng/SB)