Kota Bengkulu, Swara Bengkulu – Terkait beredarnya video yang sempat menghebohkan publik, saat Prabowo Subianto beberapa waktu lalu menyebutkan Indonesia akan bubar pada 2030 mendatang, Kapolri Jendral M.Tito Karnavian akhirnya angkat bicara.

Menurutnya, pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut hanyalah sebuah kajian-kajian yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Sebetulnya bapak Prabowo melihatnya dan  melandaskan dari Novel fiksi karangan yang ditulis dua orang yakni Patter Warren Singer dan August Cole,” ungkapnya

Kemudian, kata dia karangan itu hanyalah novel cerita fiksi, beliau berdua memang orang-orang yang cukup dikenal reputasinya baik dalam bidang  political scientific, tapi mereka bukan spesialis Sautice Asia untuk Asia Tenggara.

“Sehingga meskipun mereka berdua ahli-ahli analisis dalam bidang itu dan dikenal namun bukan dibidang  Sautice Asia di Asia tenggara,” imbuhnya

Selain itu, kata dia bentuk karya mereka berdua juga bukan bentuk karya ilmiah akademik, yang didasarkan dengan data-data namun hanyalah bentuk novel-novel atau story fiksi.

“jadi kalau saya melihat kontennya belum begitu akurat, pak Prabowo inikan tipe yang suka dengan hal-hal ang bersifat akademik dan tulisan,” ujarnya

Dirinya juga menambahkan, pernyataan Ketua Umum Gerindra tersebut agar menjadikan Republik Indonesia lebih bersatu dalam menjaga NKRI.

“saya pernah berdiskusi dengan beliau, namun pak Prabowo juga suka berdiskusi tentang akademik, jadi pendapat saya yang beliau sampaikan adalah Wake Up Call  untuk kita agar lebih bersatu menjaga keutuhan NKRI,” tutupnya. (Ameng/SB)