Kaur, Swara Bengkulu-  Hari ini Rabu 28/03/17 Bupati Kaur melalui Sekda Kaur H. Nandar Munadi, Msi resmi melantik Nurlian Efendi Sebagi Kepala Desa, Desa Suka Banjar Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur di Aula Pemda Kaur.

Nurlian Efendi dilantik berkat putusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia, hal ini diperkuat dengan keputusan Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos, Nomor 88.4.45-462 Tentang Pemberhentian, Pengesahan dan Pengangkatan Kepala Desa Suka Banjar Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur. Dalam hal ini kepala desa yang lama Muslim diberhentikan dengan hormat.

Untuk diketahui kepala desa yang lama Muslim dilantik oleh Bupati Kaur Tahun 2015, saat itu perolehan suara dari kedua pasangan jumlahnya sama. Ternyata setelah di ajukan peninjauan hukum di Mahkamah Agung ternyata ada kekeliruan administrasi.

Pelantikan ini bukan karena habisnya masa jabatan Kepala Desa sebelumnya namun terjadi suksesi pemerintahan dari Muslim ke Nurlian, akan tapi yang terjadi ini betul-betul hal yang luar biasa, dari awal bahwa desa ini melakukan pemilihan yang demokratis sehingga hasilnya draw namun untuk diketahui pada saat itu tidak ada pemilihan ulang.

 

Pada saat itu panitia langsung memutusakan muslim sebagai pemenangnya karena berdasarkan Perda yang ada yaitu  pemimpin itu dinilai dari Usia, Pendidikan, Pengalaman namun perda ini dianulir dan saat ini tidak berlaku lagi.

Oleh sebab itulah Nurlian mengajukan gugatan atas ketidak puasan dari hasil keputusan panitia  ke MA dan menang sehingga hari ini dilakukan pelantikan berdasarkan keputusan MA No.231 K/Tun/2017.

Bupati Kaur Menyampaikan melalui Sekda Kaur Kepala Desa adalah orang yang dituakan atau panutan masyarakat di desa oleh sebab itu tidak boleh menatap muka kebelakang tapi harus menatap muka kedepan. Mari kita berbenah dan merangkul masyarakat untuk membangun desa agar tercipta kemakmuran yang dicita-citalan bersama, oleh sebab itu dalam membangun desa ada regulasi mengaturnya dan ada tujuan. Ikuti petunjuk dan aturan yang ada supaya nanti betul-betul dapat melaksanakan roda pemerintahan sehingga sasarannya bisa tercapai. Seorang Pemimpin harus di depan dalam segala permasalahan, mengayomi dan contoh suri tauladan bagi masyarakat.

Kita harus bekerja keras dalam memberdayakan masyarakat, upayakan memanfaatkan potensi yang ada di desa kecuali tenaga kerja khusus, misalnya tenaga ahli profil dan arsitek ini baru diperbolehkan untuk memakai tenaga dari luar karena harapan pemerintah uang DD berputar di desa itu sehingga menciptakan kemakmuran masyarakat desa yang lebih baik dimasa mendatang.

Sekda Kaur menambahkan “Harapan kami kepada kepala desa harus tertib administrasi, dan  pertanggung jawaban keuangan. Apa bila ada hal yang kurang puas jangan takut untuk berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait agar tercipta kelancaran tugas atau tidak adanya kekeliruan.

Setiap permasalahan yang ada di desa harus diselesaikan di desa itu sendiri kecuali tidak bisa lagi baru naikan ke pihak kecamatan.

Dalam acara ini terlihat hadir Kepala Dinas PMD, Asisten I, Kadis Bappeda dan Litbang,  Kabag Hukum, Rohaniawan dari kemenag, Camat Tetap, dari Kepolisian Polres Kaur, dan Babinsa Kec.Tetap. (Zahri/R17/SB).