Provinsi Bengkulu, Swara Bengkulu – Hari ini jumat (9 /4 /18)  di Stadion Semarak Bengkulu sekitar pukul 7.30. WIB diadakan Acara Simulasi Bencana Gempa di Provinsi Bengkulu, Semua jajaran pemerintah  terkait hadir yang menyangkut masalah kebencana antar lain

-BPBD Kota Bengkulu

-Basarnas Provinsi Bengkulu

-Tagana Kota Bengkulu

-Damkar Provinsi Bengkulu

-Danlanal

-PBK Provinsi Bengkulu

-TNI Provinsi Bengkulu

-Rumkit DKT Bengkulu

-Rumkit M. Yunus Bengkulu

-Rumkit Bhayangkara

-Rumkit Tiara Sella Bengkulu

-Rumkit Raflesia Provinsi Bengkulu

-Rumkit Kota Bengkulu

Simulasi Tersebut langsung di Pimpinan oleh Letkol Laut (K) Dr. Nurrobbi, simulasi yang bermacam adegan-adegan itu dari Cara pertolongan Kepada korban Patang kaki. Luka memar kepala. Robek kepala, ibu hamil, Perut terbuyar, dan juga Penyelamatan anak anak sekolahi SD sampai dengan SMP semua dilibatkan. Semua korban sudah di atur dan dipersiapkan sebelumnya oleh Letnan Angkatan laut tersebut.

Usai acara simulasi di stadion semarak Bengkulu yang berlangsung sekitar 3 jam kemudian acara dilanjutkan di Rumah Sakit Kota Bengkulu.

Simulasi untuk di Rumah sakit kota Bengkulu, Adalah masalah Kebakaran, Suasana kebakaran tersebut membuat jalan sekitar macet, dan membuat orang-orang sekitar berlarian menuju titik kumpul aman di arah terbuka. Tampak petugas kesehatan, Basarnas, dan pemadam kebakaran sigap mengevakuasi sejumlah pasien di RSUD kota.

Hal ini bukan kebakaran sesungguhnya melainkan hanya sebuah simulasi yang dilakukan rombongan badan penanggulangan bencana dalam kegiatan pasific partnership, dan angkatan laut.

Dalam sambutan Letkol Laut (K) Dr. Nurrobbi (47) mengatakan, kegiatan ini hanya sebuah simulasi antisipasi penanggulangan bencana.

“Kegiatan di awali dengan menghidupkan menyalakan asap buatan di lantai 3. Selanjutnya menghidupkan sirine dan perawat menyelamatkan pasien yang bisa dibawah dan memanggil pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Ia menceritakan, korban simulasi yang terdiri dari 7 orang diturunkan lewat tangga darurat dan ada 3 orang yang di turunkan dengan 3 sarana.

“1 dengan tangga darurat dari pemadam kebakaran, 1 dari rafeling, dan 1 lagi dengan leding. Sewaktu semua korban sudah di evakuasi, latihan selesai,” pungkasnya.(Ameng /SB)