Kota Bengkulu, Swara Bengkulu – Setelah Melalui Berberapa Verifikasi Mulai Dari verifikasi Kemenkumham Sampai Dengan Verifikasi KPU (Administrasi Dan Vertual keanggotaan Partai Politik) Maka PSI telah dinyatakan benar-benar lolos dan telah ditetapkan Menjadi Partai Baru Perserta Baru Peserta Pemilu 2019 oleh KPU Berdasarkan Keputusan KPU RI:58/PL.01.1.KPP/KPU/11,Tentang Penetapan Parpol Perserta Pemilu /Anggota DPR, DPRD Provinsi Dan DPRD KAB/KOTA Tahun 2019 Tanggal 17 Februari 2018.

Selang satu Hari setelah itu (18 Februari 2018) Pencabutan Nomor Urut Partai Politik Perserta Pemilu 2019 Yang Diikuti oleh 14 Parpol, PSI Mendapat Nomor Urut 11 Untuk Partai Perserta Pemilu 2019

Secara Nasional PSI Telah Memiliki Struktur Kepengurusan 34 DPW Di masing-masing Provinsi, Dan sebanyak 514 DPD Yang Telah Kukuhkan.

Secara lokal DPW PSI Bengkulu Sendiri Memiliki 10 Dewan Pemimpin Daerah Dan 128 Dewan Pemimpin Cabang.

Selang beberapa bulan Partai PSI mengadakan jumpa pers bersama awak-awak media. Partai PSI langsung mengambil sikap, Siap Mendukung Paslon Walikota dan Wakil Walikota NO. 2 Erna Sari Dewi dan Ahmad Zarkasi. Namun setelah berjalan beberapa bulan partai PSI mengadakan pertemuan di hotel vista.

Berdasarkan Musyawarah internal yang digelar Minggu 15 April 2018, DPC PSI Kota Bengkulu batal mendukung Paslon Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut Dua Erna Sari Dewi-Ahmad Zarkasih (ESD-AZA).

Namun apa yang menjadi alasan penarikan dukungan ini, Ketua DPC PSI Kota Bengkulu Ranto Harisandi enggan menyampaikannya ke publik. Menurut dia, biarkan ini menjadi konsumsi internal PSI dan pesan penarikan dukungan ini sudah tersampaikan ke kader, simpatisan dan konsituen PSI.

Lebih lanjut ia menegaskan” Bahwa PSI memang partai baru yang diisi oleh anak-anak muda.

Namun demikian kumpulan generasi milenial yang tergabung dalam PSI, mengerti betul tentang perlunya saling menghargai, komunikasi dan komitmen baik,”

(Ameng /SB)