Provinsi Bengkulu, Swara Bengkulu – DPRD Provinsi Bengkulu gelar Rapat Paripurna dengan Agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Perlindungan Anak serta Penutupan Masa Persidangan I tahun Sidang 2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu Senin siang, (30/04/2018).

Rapat Paripurna ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Novian Andusti, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, Unsur FKPD Provinsi Bengkulu, Unsur OPD Provinsi Bengkulu serta 31 Anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan ini 8 Fraksi DPRD Provinsi Bengkulu menyampaikan Pandangan Akhir terkait Raperda Perlindungan Anak diantaranya :

Pendapat Akhir Fraksi PDIP disampaikan oleh Helmi Tama

Pendapat Akhir Fraksi Demokrat disampaikan oleh Muharramin

Pendapat Akhir Fraksi Gerindra disampaikan oleh Dalhadi Umar

Pendapat Akhir Fraksi Golongan Karya disampaikan oleh Mulyadi Usman

Pendapat Akhir Fraksi PAN disampaikan oleh Slamet Riadi

Pendapat Akhir Fraksi Nasdem disampaikan oleh Riswan Verry

Pendapat Akhir Fraksi Kebangkitan Nurani disampaikan oleh Jauhari Salim

Pendapat Akhir Fraksi Keadilan dan Pembangunan disampaikan oleh Herizal Apriansyah

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri mempunyai harapan dengan disetujuinya Raperda Perlindungan Anak dan ditetapkan sebagai Perda itu akan menjadi pedoman dalam menjalankan roda Pemerintahan di Provinsi Bengkulu pada masa yang akan datang.

Dalam penyampaian Pandangan Akhir tersebut semua Fraksi menyetujui Raperda Perlindungan Anak dan disahkan menjadi Perda Provinsi Bengkulu serta di optimalkan fungsinya sebagai Perda nantinya.

Novian Andusti yang menyampaikan sambutan Plt Gubernur Bengkulu menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk kinerja DPRD Provinsi Bengkulu.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya yang telah mencurahkan segenap tenaga dengan disetujuinya Raperda Perlindungan Anak ini, Semoga dapat menjadi landasan kebijakan penegakan hukum”, ungkapnya. (Ameng /SB)