Provinsi Bengkulu, – Swara Bengkulu – Sindikat Internasional maupun Nasional silih berganti berupaya untuk mengedarkan narkotika jenis sabu ke Provinsi Bengkulu dengan modus operandi yang dilakukan sangat bervariasi mulai dari  menggunakan sepeda motor mobil travel dan juga menggunakan Bus Antar Provinsi Hal inilah yang menjadi tantangan BNN Provinsi Bengkulu untuk Menindaklanjuti setiap upaya melacak pengedar narkotika ke Provinsi Bengkulu untuk menyelamatkan generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

Pengungkapan ini didasarkan atas penyelidikan secara terus-menerus selama 1 bulan oleh tim pemberantasan BNN Bengkulu tentang adanya dugaan sedikit Bandung yang yang terkoneksi dengan Lapas bentiring Yang Akan mengirim narkotika jenis sabu ke Bengkulu dengan modus menggunakan mobil travel jenis Toyota Innova selanjutnya memberantas BNN Provinsi Bengkulu melakukan penyelidikan secara intensif di daerah Bandung dan Jakarta.

Pada tanggal 1 Mei 2018 Tim mendapatkan info adanya dua orang dari Bandung membawa narkotika jenis sabu dengan menggunakan mobil travel Kijang Innova dari Bandung menuju Bengkulu Pada hari Kamis tanggal 3 Mei 2008 sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya Kayu Desa Lubuk Ladung Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan Tim Pemberantas BNN Provinsi Bengkulu yang dipimpin oleh AKBP. Marlian Ansori melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap mobil Toyota Innova warna hitam dengan level di 1322 AC yang dikendarai oleh dua orang laki-laki dengan inisial AR Dan WA yang dicurigai membawa barang juga narkotika Golongan 1 jenis sabu, setelah mobil diberhentikan dan dilakukan Pengeledahan ditemukan didalam plafon mobil bagian belakang sebelah kiri, satu bungkus plastik yang di dalamnya terdapat 5 (lima) paket serbuk kristal warna biru yang diduga narkotika Golongan 1 jenis sabu seberat 3 ons (300 gram) yang rencananya akan diedarkan oleh tersangka di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kota Bengkulu.

Selanjutnya setelah tersangka dan barang bukti diamankan maka tim pemberantas BNNP Bengkulu melakukan pengembangan dan penangkapan seorang laki – laki dengan inisial EK. Yang akan menerimah narkotika Golongan 1 tersebut di kota Bengkulu. Terhadap laki laki tersebut dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti yang berkaitan dengan tidak pidana narkotika.(Ameng /SB)