Provinsi Bengkulu, Swara Bengkulu – Guna mewujudkan Provinsi Bengkulu yang siaga dan siap akan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu menggelar Upacara Gelar dan Demo Peralatan Penanggulangan Bencana Provinsi Bengkulu Tahun 2018 di Sport Center Bengkulu pada Jum’at Siang (13/07).

Upacara ini dihadiri Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang juga selaku Inspektur Upacara, Pj Walikota Bengkulu Budiman Ismaun, Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Soemarno, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Iskandar Zo, Unsur FKPD dan Kepala OPD Lainnya serta diikuti ASN BPBD Provinsi Bengkulu, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, Brimob, Kepolisian serta instansi terkait.

Dalam sambutannya Plt Gubernur Bengkulu menjelaskan Instansi Penanggulangan Bencana mempunyai 3 fungsi yang saling bersinergi sebaik mungkin guna tercapainya target Zero Incident (Tidak Ada Kejadian, Red).

“Fungsi Instansi Penanggulangan bencana ada tiga yaitu Fungsi Komando, Kordinator serta Penanganan. Di sini kita saling bersinergi dengan pembagian sektor guna dapat mencapai target zero insident, saya juga berterima kasih dan apresiasi kepada instansi penanggulangam bencana karena meski kita masuk zona merah bencana mereka tetap siap dan siaga dalam bertugas” ungkapnya.

Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menghadiri acara Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana 2018 . Acara ini diselenggarakan hari ini (13/7/2018 di Sport Center pantai panjang Bengkulu Gelar ini merupakan kesiapsiagaan BNPB, khususnya Kedeputian Bidang Logistik dan Peralatan, dalam mendukung logistik dan peralatan untuk penanggulangan bencana di Provinsi dan se-Kabupaten

Rohidin Mersyah meninjau dan mengecek secara langsung peralatan dan perlengkapan yang digelar, seperti mobil rescue, mobil toilet, family kits, perahu amphibi, dan speed boat. Gelar peralatan ini sebagai ajang diseminasi informasi pada unit-unit di lingkungan BNPB, terkait dengan kekuatan peralatan yang dimiliki dalam penanggulangan bencana.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Dewina Nasution, mengatakan bahwa peralatan ini juga dimaksudkan sebagai penguatan kesiapsiagaan penanggulangan bencana di daerah. “Logistik sebagai bufferstock dan setiap saat dapat didorong untuk kebutuhan darurat”, tambah beliau selain penjelasan mengenai berbagai peralatan yang digelar saat itu. Kedeputian Bidang Logistik dan Peralatan BNPB mengakui bahwa peralatan standar penanggulangan bencana untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota belum semuanya terpenuhi.

Sejumlah permintaan terhadap peralatan akan ditambah tahun ini, seperti peralatan perahu amphibi yang menunjang penanganan darurat di laut. Beberapa jenis perahu karet telah memenuhi kualifikasi BNPB, khususnya mengenai kualitas dan spesifikasi teknis. Di sisi lain, kedeputian bidang logistik dan peralatan juga sedang mengembang mobil tangki air.

Di akhir sambutan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Logistik dan Peralatan terhadap upaya kesiapsiagaan logistik dan peralatan dalam penanggulangan bencana (Ameng /SB)