Bengkulu, Swarabengkulu.com – Bertempat di GSG St. Aloysius Gereja Katolik St Yohanes Penginjil Bengkulu terlaksana lancar dan sukses dialog interaktif bertema aksi terorisme dan penanggulangannya, Senin (22/8/2022.).

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai OKP yang ada di Bengkulu dan diikuti juga oleh para guru serta DPP Gereja Katolik St Yohanes Penginjil Bengkulu.

Narasumber kegiatan kali ini yakni Kasatgaswil Densus 88 AT Polri wilayah Bengkulu Kombes Pol Dr Imam subandi SH, S.S, M.H. Dalam penyampaiannya mengatakan kejahatan tindakan terorisme akan diawali oleh intoleransi kemudian menjadi radikal lalu menjadi terorisme.

“Poin penting lain yang juga patut diperhatikan adalah Agama akan menjadi terganggu jika sudah dimasuki oleh politik, terorisme tidak diajarkan dan tidak ada dalam agama apapun, Negara Indonesia akan mudah dirongrong dan di hancurkan dengan menggunakan isu-isu agama, Pancasila sebagai dasar negara tidak bisa diganggu gugat dan menjadi penjaga keutuhan NKRI,” kata Kombes Pol Dr Imam Subandi SH, S.S, M.H.

Sebagai ucapan terima kasih dari Pemuda Katolik, ketua Komda Bengkulu Barita Sinaga menyerahkan kenang-kenangan kepada narasumber. “Terima kasih kami ucapkan atas waktu dan materi yang sangat baik dan bermanfaat bagi kami, semoga dengan ini dapat bekerja sama di kegiatan berikutnya,” pungkas Barita Sinaga.