Rejang Lebong, Swarabengkulu.com – Kelompok buruh di Kabupaten Rejang Lebong memilih jalur dialog, ketimbang mengikuti aksi demonstrasi dalam menyikapi penyesuaian harga BBM bersubsidi.

“Secara kelembagaan kami telah memutuskan sikap tidak melakukan aksi demo. Mengganti dengan cara yang lebih elegant dan intelektual, yaitu dengan dialog bersama Disnaker,” Ketua DPC KSPSI Kabupaten Rejang Lebong, Edi Sarmiki, didampingi sekertaris Ola Abdullah, Senin (5/9/2022).

KSPSI Rejang Lebong akan mengawal penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diberikan pemerintah kepada para buruh.

“Kami akan berdialog dengan Disnaker Rejang Lebong terkait dengan penyaluran BSU untuk para buruh agar tepat sasaran. ” Ujarnya.

KSPSI sendiri menghormati pihak lain yang melaksanakan aksi namun disarankan tetap menjaga ketertiban dan dilaksanakan sesuai aturan.

“Kami menghormati para mahasiswa dan yang lain dalam melakukan aksi terkait penyesuaian harga BBM. Namun demikian agar dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dan tidak anarkis karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain. ” Tutupnya