Polresta Bengkulu saat konferensi pers

Bengkulu, Swarabengkulu.com – Tergiur saat melihat postingan tentang adanya bibit ayam pullet berusia 12 minggu yang dijual pada salah satu grup media sosial, korban Rio Susanto, pada Minggu 1 Januari 2023 yang lalu langsung berupaya melakukan kontak terhadap pelaku.

Kabag Ops Polresta Bengkulu Polda Bengkulu Kompol Jufri, S.IK, didampingi Plt Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau, S.IK., MH dan Kasi Humas AKP Sugiharto saat menggelar konferensi pers Kamis (19/01/2023) menerangkan, korban yang telah melakukan tawar menawar dan menyepakati harga kemudian melakukan transfer dana sebesar Rp. 7.500.000 pada tanggal 03 Januari 2023 sebagai tanda jadi pembelian.

‚ÄúSetelah uang ditransfer, tersangka inisial Pa (23) alamat Kecamatan Cibaliung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten kemudian kembali menghubungi korban sembari menyatakan tanda jadi masih kurang karena harus 50% sehingga korban pada tanggal 04 Januari 2023 kembali melakukan transfer sebesar Rp. 7.500.000,” terangnya.

Lebih lanjut Kabag Ops menambahkan, tersangka kembali menghubungi korban sembari menyampaikan bahwa sopir yang akan mengantar bibit ayam dari Provinsi Sumatera Barat sedang mengantar anaknya yang sedang sakit, sehingga meminta korban mengirim uang lagi untuk sewa mobil dan disanggupi dengan melakukan transfer sebesar RP. 1.500.000.

Miris, bibit ayam tidak kunjung dikirim dan tersangka kemudian tidak dapat lagi dihubungi sehingga korban kemudian melapor kepada pihak kepolisian yang kemudian pelaku saat ini telah berhasil diamankan.

Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian Rp 16,5 juta. Sementara pelaku diketahui berinisial Pa (23), warga Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.