Bengkulu – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi Bengkulu, menggelar Tasyakuran dan Harlah ke-68 IPPNU di Aula Polresta Bengkulu, Minggu (12/3/2023) siang.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Whasfi Velasufah Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) periode 2022-2025, Sekretaris PW NU Provinsi Bengkulu Prof Dr Zubaedi, Ketua PW Fatayat NU Fatrica Syafri, Sekjen SANS Dedy Haryadi, Ketua DPD KNPI A Tenri Yusfik Thohir, Ketua SMSI Bengkulu Wibowo Susilo, Ketua PKC PMII Lubis, dan para santri juga pengurus PW dan PC IPPNU di Provinsi Bengkulu.

Ketua PW IPPNU Eci Fitriani mengatakan, Harlah kali ini mengusung tema “Khiadmat Abad Kedua NU: Pelajar Putri Progresif Tanpa Batas”. 

“Tasyakuran dan Harlah ini dalam rangkaian Konferwil PW IPPNU ke-X, yang juga dirangkaikan dengan kegiatan Woman Talk dengan tema “Transformasi Pelajar 
Dalam Mewarnai Abad ke II NU”,” kata Eci.

Lanjut Eci, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Bengkulu Polda Bengkulu Kombes Pol Aris Sulistyono, yang telah memfasilitasi aula Polresta Bengkulu untuk Tasyakuran dan Harlah IPPNU ke-68.

“Terimakasih Bapak Kapolresta, semoga Polresta Bengkulu dipimpin Bapak semakin Presisi dan dicintai masyarakat,” ujar Eci.

Rangkaian Tasyakuran dan Harlah sendiri diisi dengan arahan dari Ketua Umum PP IPPNU Whasfi Velasufah, Sekretaris PW NU Prof. Dr. Zubaedi, pembacaan shalawat berzanzi, santunan anak yatim dan arahan dari Kapolresta Bengkulu serta pemotongan tumpeng Harlah ke-68.

Dalam sambutannya, Kapolresta Bengkulu Polda Bengkulu Kombes Pol Aris Sulistyono, menyampaikan ucapan selamat Harlah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke-68. “Saya ucapkan selamat Harlah ke-68 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), semoga IPPNU menjadi organisasi yang mendukung bangsa ini terus maju, mengkader pelajar putri NU untuk berkhidmat membangun bangsa,” ucapnya.

Adapun, kegiatan Tasyakuran dan Harlah ke-68 IPPNU sengaja digelar di Aula Polresta Bengkulu sebagai bentuk fasilitasi Polresta Bengkulu terhadap pelajar putri NU.